Postingan

DI ATAS PERAHU TUA, HIDUP DIPERTARUHKAN

Gambar
DI ATAS PERAHU TUA, HIDUP DIPERTARUHKAN                 Foto:  Kapal nelayan Karangantu  Di Atas Perahu Tua, Hidup Dipertaruhkan Nelayan Bertahan, Pemerintah Diuji Perahu kayu tua itu terus berlayar dari Karangantu. Di atasnya, nelayan mempertaruhkan hidup. Di darat, pemerintah mempertaruhkan kepercayaan. Keduanya terhubung oleh satu fakta pahit: ketimpangan antara realitas lapangan dan kebijakan yang diklaim berpihak. Nelayan Karangantu tidak hidup dalam ruang kosong. Mereka bekerja di wilayah yang secara administratif berada dalam tanggung jawab pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat. Maka ketika perahu rapuh, keselamatan minim, dan penghasilan tak menentu, persoalannya bukan semata kemampuan nelayan, melainkan efektivitas tata kelola perikanan. Pemerintah kerap menyebut telah menghadirkan bantuan: kapal, alat tangkap, subsidi, hingga asuransi nelayan. Namun di lapangan, banyak nelayan kecil masih tercecer dari skema ter...

Membedah Strategi Perang Sun Tzu: Kemenangan Melalui Kecerdikan, Bukan Kekerasan

Gambar
Membedah Strategi Perang Sun Tzu: Kemenangan Melalui Kecerdikan, Bukan Kekerasan Dabit Sahl Fawwazulilmi  Lebih dari dua milenium lalu, seorang filsuf militer asal Tiongkok bernama Sun Tzu menulis karya monumental The Art of War. Karya ini tidak hanya menjadi panduan bagi para jenderal di medan tempur, tetapi juga bagi para pemimpin, pengusaha, dan individu yang ingin memahami seni mengelola konflik dan strategi kehidupan. https://www.hachettebookgroup.com/titles/tzu-sun/the-art-of-war/9780465013272/?lens=basic-books puncak tertinggi seni berperang adalah menaklukkan musuh tanpa bertempur. Prinsip ini mengandung makna mendalam bahwa kemenangan sejati tidak selalu diraih melalui kekuatan fisik, melainkan melalui perencanaan matang, pemahaman situasi, dan pengendalian emosi. Ia memperkenalkan lima faktor penentu kemenangan: moral, cuaca, medan, pemimpin, dan disiplin. Pemimpin yang unggul, menurutnya, adalah mereka yang mampu memadukan kebijaksanaan, ketegasan, dan empati...

HTN & HBN 2025 BENGKEL BAHARI

Gambar
SIARAN PERS Bengkel Bahari & FKPLB Gelar Aksi Tanam Ribuan Mangrove di Pantai Lontar Peringati Hari Tani dan Hari Bahari Nasional Serang, Banten — 27 September 2025. Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional dan Hari Bahari Nasional 2025, Bengkel Bahari bersama Forum Komunitas Peduli Lingkungan Banten (FKPLB) menggelar aksi penanaman ribuan bibit mangrove di pesisir Pantai Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten. Kegiatan ini melibatkan puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas nelayan, kelompok tani, pemuda, mahasiswa, hingga aparat pemerintah daerah. Penanaman mangrove dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pesisir yang kian rentan terhadap abrasi dan kerusakan ekosistem. Aris Munandar, Ketua Pelaksana kegiatan, menegaskan bahwa peringatan Hari Tani dan Hari Bahari harus dimaknai sebagai momen kebangkitan kesadaran ekologis masyarakat. > “Hari Tani menegaskan pentingnya pangan, sem...

Pandeglang Optimalkan TPA Bangkonol, Tampung Sampah Tangerang Selatan hingga 500 Ton per Hari

Gambar
Pandeglang Optimalkan TPA Bangkonol, Tampung Sampah Tangerang Selatan hingga 500 Ton per Hari sejumlah pemulung mengais sampah di TPA Bangkonol di Tegalongok Kecamatan Koroncong, Kab Pandeglang. (Miladi Ahmad/Banten Ekspres) Pandeglang – Pengelolaan sampah di Kabupaten Pandeglang kembali menjadi sorotan usai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjatuhkan sanksi kepada delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang, Winarno, menegaskan bahwa Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bangkonol dikelola sesuai aturan yang berlaku. “Pengelolaan TPA Bangkonol sudah melalui kajian dan konsultasi dengan berbagai pihak. Kami berkomitmen melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,” jelas Winarno. Sebagai upaya optimalisasi, Pemerintah Kabupaten Pandeglang juga telah menjalin kerja sama terkait pembuangan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Dalam kes...

Sisi Gelap Oligarki: Ketika Kekuasaan Dikuasai Segelintir Elite

Gambar
Sisi Gelap Oligarki: Ketika Kekuasaan Dikuasai Segelintir Elite Bebicara tentang sisi gelap oligarki hari ini di balik wajah demokrasi yang tampak terbuka dan menjanjikan, tersembunyi sebuah sistem kekuasaan yang jauh lebih terstruktur, rapi, dan mematikan: oligarki. Ia bukan musuh yang datang secara terang-terangan, melainkan menyusup melalui celah-celah sistem. Bukan dengan kudeta, tapi dengan kapital. Bukan dengan senjata, tapi dengan jaringan kepentingan. Oligarki adalah bentuk kekuasaan yang dikendalikan oleh segelintir orang yang memiliki kekuatan ekonomi dan politik yang luar biasa. Mereka berada di balik layar, menarik benang kekuasaan, menentukan arah kebijakan, dan memetakan siapa yang boleh naik, dan siapa yang harus tersingkir. Mereka adalah para pengusaha besar, pemilik modal, taipan media, pemilik konsesi tambang, dan pengatur proyek-proyek raksasa. Tapi mereka juga bisa menjelma menjadi politisi, tokoh publik, bahkan penyumbang kampanye terbesar dari pemimpin yang kita p...

KAJIAN BENGKEL BAHARI 29 JUNI 2025, REVITALISASI PERIKANAN TRADISIONAL MENUJU BIOEKONOMI MARITIM.

Gambar
"REVITALISASI PERIKANAN TRADISIONAL MENUJU BIOEKONOMI MARITIM” Deskripsi Tema: Perikanan tradisional masih menjadi tulang punggung kehidupan ekonomi masyarakat pesisir Indonesia. Namun, tantangan zaman seperti degradasi sumber daya laut, perubahan iklim, keterbatasan akses teknologi, dan minimnya dukungan pasar menuntut adanya transformasi. Kajian ini membahas bagaimana sektor perikanan tradisional dapat direvitalisasi secara inklusif dan berkelanjutan, agar mampu berkontribusi lebih besar terhadap bioekonomi maritim. Transformasi ini mencakup penerapan teknologi ramah lingkungan, peningkatan kapasitas nelayan, dukungan kebijakan pemerintah, hingga penciptaan rantai nilai baru yang memperkuat ekonomi lokal tanpa merusak ekosistem laut.  Fokus Utama Kajian: 1. Peta Tantangan Perikanan Tradisional ➤ Masalah modal, akses pasar, teknologi, dan ketimpangan sosial. 2. Peluang Revitalisasi melalui Inovasi dan Edukasi ➤ Teknologi sederhana, koperasi nelayan, sekolah lapang, dll. 3. Peran ...

Mahasiswa ilmu perikanan UNTIRTA Ciptakan Wadah Umpan Berlampu, Begini Hasilnya....

Gambar
INOVASI CERDAS WADAH UMPAN BERLAMPU: Menarik Perhatian Udang di Perairan Gelap Penulis: Dabit Sahl Fawwazulilmi  Kamis, 19 Juni, 2025                 poster hasil keseluruhan 2025 Serang, 24 Mei 2025 – Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dari Program Studi Perikanan kembali menunjukkan kreativitasnya melalui inovasi teknologi penangkapan ikan ramah lingkungan. Kali ini, Kelompok 2 yang terdiri dari Dabit Sahl F, M. Zulfa Akbar, dan Putri Angeli berhasil menciptakan wadah umpan berteknologi lampu LED yang ditujukan untuk menarik perhatian udang dan ikan kecil, terutama saat malam hari. Alat ini dibuat dari tabung akrilik berukuran 46x55 mm dengan panjang 21 cm, terdiri dari dua bagian utama, yaitu ruang untuk lampu LED sepanjang 13 cm dan ruang umpan sepanjang 8 cm. Antara lampu dan umpan dipisahkan oleh akrilik bulat, sementara lubang-lubang kecil di sekeliling tabung berfungsi menyebarkan aroma umpan ke peraira...